Bantu Alula Sembuh dari Atresia Bilier

Peduli Kasih Indonesia – Anak mereka satu-satunya mengidap Kerusahan Hati, Kebocoran Jantung dan Kelainan Saluran Laring. Alula harus segera cangkok hati!

Assalamualaikum, kakak semua!

Aku Alula Alrescha Fauzi, anak dari bunda Fitri dan ayah Arif. Usia-ku 16 bulan.

Aku mau cerita deh kak! Satu hari setelah kelahiranku, kulitku menguning. Aku dirawat dan disinar biru selama seminggu di RS daerah, tapi billirubinku masih tinggi. Sampai usiaku dua bulan kuningnya tetap ada bahkan sampai ke bola mataku.

Karena kondisiku nggak membaik, ayah dan bunda membawaku ke RS. Aku pun dicek dilaboratorium dan hasilnya billirubin dalam darahku masih tinggi. Karena di rumah sakit daerahku masih sangat kurang fasilitasnya ditambah lagi nggak ada dokter yang bisa menanganiku, akhirnya aku dirujuk ke RSHS Bandung.

Disana aku diperiksa sama om dokter, terus aku dinyatakan mengidap beberapa penyakit yaitu Atresia Bilier, Jantung Bocor dan Laringomalasia (Kelainan pada saluran laring). Diantara semua itu, yang paling serius adalah Atresia biliernya, kak.

Kalau kata om Dokter atresia billier adalah “gangguan saluran empedu pada bayi baru lahir yang cukup jarang ditemukan, namun tidak dapat disepelekan. Jika saluran empedu mengalami gangguan maka racun-racun didalam empedu tidak bisa mengalir keluar dari hati, sehingga menyebabkan gangguan serius pada hati, bahkan hingga kehilangan fungsinya. ”
Untuk jantung bocor dan laringomalasianya aku masih harus kontrol. Sementara, untuk masalah liverku dokter sempat melakukan operasi kasai yaitu operasi pembuatan saluran empedu. Tapi terbilang gagal karena tidak ada perubahan setelahnya 🙁

Sampai saat ini aku berobat di RSCM, kak. Supaya bisa sembuh, om dokter bilang aku harus Cangkok Hati. Namun, perjuangannya akan sangat panjang. Karena, selain biaya yang nggak sedikit & nggak dibantu semuanya sama BPJS, kondisiku juga harus stabil, status giziku harus baik, yang paling penting yaitu nggak boleh ada penyakit berat lain.

Sayangnya jantung bocor ku belum menutup, ditambah lagi Laringomalasia yang membuatku sulit menelan masih harus terus kontrol.

Tapi aku nggak mau menyerah, kak! Harapanku untuk sembuh lebih besar dari semua penyakitku ini. Meskipun penyakit yang perlahan lahan merusak liverku, membuat aku nggak bisa mencerna makanan dan membuat tubuhku terus melemah.

Hingga kini ayah dan bunda masih khawatirkan seluruh biaya pengobatanku, karena aku harus minum susu medis khusus yang harganya 350 ribu/satu setengah hari kak. Hanya susu medis itulah yang bisa diserap oleh tubuhku sehingga berat badanku bisa naik. Selain itu, biaya screening calon donor hati, laboratorium di RS swasta, imunisasi khusus tambahan, serta biaya akomodasi mulai sebelum hingga setelah operasi, terus menjadi beban pikiran buat ayah sama bunda. Karena, semua biaya itu nggak dibantu oleh JKN/BPJS, kak..
Kak, sendiri itu berat. Ayahku yang hanya seorang karyawan biasa tak akan kuat mencukupi kebutuhanku sendirian. Aku nggak mau bikin bunda dan ayahku terus-terusan menahan tangisnya.

Untuk itu, aku mohon doa dan bantuan dari kakak-kakak semua supaya aku bisa sembuh, tumbuh sehat dan yang terpenting nggak terus-menerus bikin ayah sama bunda khawatir.

Kakak mau nggak bantu aku sembuh? Kalau kakak mau, bisa dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG” www.kitabisa.com

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapat laporan via email

Terima kasih banyak, kakak-kakak yang baik!

Salam sayang,