Bantu Bang Apri Sembuh dari kecelakaan

Apa jadinya kalau tiba-tiba driver GO-JEK menghilang?

Yang ada, kemana-mana susah. Cari transportasi umum yang praktis dan cepat, kapanpun dan dimanapun, bakal jadi bencana.

Driver GO-JEK ibarat oasis di tengah padang pasir!

Tapi gimana kalau para driver GO-JEK ini, yang udah mempermudah kehidupan kita, justru lagi kesulitan banget?

Salah satunya, Bang Apri yang terpaksa berhenti narik 3 bulan terakhir karena diserempet bis sampai tulangnya kakinya hancur…

Beruntung, kaki Bang Apri masih bisa diselamatkan karena langsung dioperasi di RS. Namun, proses penyembuhan kaki kiri Bang Apri ini bisa mencapai 1 tahun lamanya…

Belum lagi, dalam kondisi gak bisa narik, Bang Apri justru butuh biaya sekitar 1.2 juta per bulan untuk obat-obatan, perban, tongkat, dan lain-lain supaya bisa lekas pulih.

Bang Apri terpaksa harus rayakan Lebaran di RS tahun ini. Soalnya, Lebaran nanti kaki Bang Apri harus dioperasi lagi.

Tapi, jangankan dioperasi lagi… Biaya untuk obat & perawatan rutin aja, Bang Apri gak tau harus cari dari mana, selama Bang Apri gak bisa narik GO-JEK…

Makanya, Kitabisa mau ngajakin kamu buat bantu para driver GO-JEK seperti Bang Apri yang kesulitan lewat gerakan #BisaBantuOjol!

Soalnya, 1x donasi kamu di sini gak hanya bisa bantuin Bang Apri, tapi udah bisa bantuin driver-driver ojol lain yang sedang berikhtiar untuk sembuh dan kembali ke aspal!

Profesi sebagai driver GO-JEK sudah mempermudah hidup kita. Mereka bisa dibilang pahlawan penerjang waktu dan jarak. 

Sekarang, pahlawan kita butuh pertolongan!

Yuk sama-sama kita bantu mereka!

Caranya:

  1. Klik “Donasi Sekarang“.
  2. Masukkan nominal donasi.
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit).
  4. Teman-teman akan mendapat laporan via email.

—————

Disclaimer:

– Donasi hanya akan disalurkan ke penggalangan dana dengan tujuan biaya pengobatan/medis

– Donasi hanya akan ditujukan ke penggalangan yang sudah terverifikasi oleh tim Kitabisa

– Tim Kitabisa akan menentukan pemilihan penyaluran bantuan berdasarkan beragam faktor seperti urgensi pengobatan, kecukupan dana dll.