Bersama Tukang Parkir Bantu Anak Dengan HIV/AIDS

Cinta Kasih Indonesia – Didemo.. Dibully.. dicaci.., bahkan sampai dikeluarkan dari sekolah, sudah sering ADHA alami. ADHA harus harus berhenti sekolah karena hal tersebut. Bukankah seharusnya ADHA punya hak yang sama untuk bersekolah?

Hallo, saya Puger Mulyono adalah seorang tukang parkir di Solo yang jadi salah satu pendiri Rumah Singgah Lentera, rumah singgah ini hanya khusus untuk anak – anak terlantar yang mengalami penyakit HIV/AIDS (ADHA).

Pak Yunus dan Pak Kefas adalah teman saya yang ikut membantu mendirikan rumah singgah ini bersama dengan saya.

Sejak dari tahun 2012, saya dan bersama kedua teman saya berjuang untuk merawat anak – anak terlantar yang mengalami penyakit HIV/AIDS (ADHA) yang datang dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Batam, Riau, Papua, Sumatera Utara, Jakarta dan daerah lainnya.

“Anak – anak itu tidak hanya diterlantarkan di RS saja, melainkan juga di hutan dan bahkan ada yang di kandang ayam. Keluarga mereka malu untuk merawat mereka. Sementara ada juga orangtua mereka yang sudah sudah meninggal karena mengalami penyakit AIDS.”

Padahal mereka juga sama seperti dengan anak – anak yang lainnya, yang memerlukan dan membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Saya dan juga dengan teman – teman saya sadar, bahwa kami memiliki keterbatasan ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga kami sekaligus dengan anak – anak ADHA, kami yang sama – sama bekerja di Yayasan Mitra Alam, berusaha untuk menopang hidup dengan menambah kerja sampingan.

Ya, saya dan teman -teman saya memang hidup dengan serba pas – pasan dan bahkan kurang. Tapi kami percaya, bahwa rejeki itu datang dari mana saja.

sepanjang perjalanan bersama Rumah Singgah Lentera, kehidupan kami serta dengan anak – anak ADHA, penuh perjuangan. Kami juga sering berpindah – pindah rumah yang merupakan hal yang sudah biasa bagi kami karena diusir oleh masyarakat sekitar. Mereka tidak ingin menerima kehadiran anak – anak ADHA.

Kini, kami tinggal di area Taman Makan Pahlawan Surakarta. Kami berencana untuk membangun rumah singgah yang lebih layak agar bisa merawat lebih banyak lagi anak di wilayah Karangnyar. Kami juga bertekad untuk mendirikan sekolah untuk anak – anak ADHA. Kami tahu bahwa kami belum punya biaya untuk itu, tapi kami tetap akan terus berusaha agar suatu saat dapat terwujud.

Untuk itulah, apabila saudara-saudari terketuk hatinya untuk membantu anak-anak ADHA, dapat berdonasi dengan cara:

1. Klik “Donasi Sekarang”.

2. Masukkan nominal donasi.

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit).

4. Teman-teman akan mendapat laporan via email.

Berapapun donasi dari teman-teman akan sangat berarti untuk mereka.

Salam,

Puger, Yusuf, dan Kefas