7 Tahun Cairan Rendam Otak dan Rusak Saraf Harri!

Kasih Sayang Indonesia Cairan di kepala Harri menumpuk, hingga saraf dan ototnya divonis rusak. Setelah rumah dan motor dijual, kini Ayah dan Bunda hanya berjualan gorengan, sampai 7 tahun Harri tak mampu berobat.

Sejak bayi, Harri (7) anak bungsu Ayah dan Bunda kepalanya dipenuhi cairan yang membuat sarafnya terganggu! Dokter memvonis Harri dengan penyakit Hidrosefalus, Epilepsi, dan Lumpuh Otak Spastik.

Namun, Ayah dan Bunda tak tinggal diam untuk bawa Harri berobat sejak itu. Sampai satu saat, mereka relakan rumah dan motornya dijual agar Harri bisa berobat!

Ternyata, perjuangan Harri sembuh sangat panjang. Meski rumah dan motor sudah dijual, 7 tahun kondisi Harri tak menunjukkan peningkatan. Bahkan, Harri harus sabar dan tabah tahan sakit akibat terus kejang-kejang hingga tubuhnya membentur benda keras sampai biru.

Sampai Ayah dan Bunda memutuskan untuk menunda pengobatan akibat jarak dari desa ke RS Prasetya Bunda Tasikmalaya di pusat kota yang jauh. Biaya untuk perjalanan pun sudah tak punya..

Meski Ayah dan Bunda tak hanya memangku tangan, uang 60-70 ribu dari hasil menjual gorengan hanya bisa dibuat untuk makan sehari-hari. Akibatnya, pengobatan Harri urung dilakukan padahal kepalanya akan terus membesar karena cairan terus menumpuk!

Sahabat, kepulihan Harri sangat ditunggu Ayah dan Bunda, tapi perjuangan mereka sangat berat jika tanpa dukungan kita. Caranya:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

***