Bantu Ibu Ida Bangun Rumah Singgah untuk ODGJ

 

Peduli Kasih Indonesia – Saya Khumaidah yang akrab di sapa  dengan ibu Ida. Sejak dulu saya sudah mempunyai mimpi agar bisa membangun rumah singgah untuk orang sakit jiwa dan dhuafa yang terlantar.

Semua berawal dari kondisi hidup saya dan suami di tahun 2013, kala itu kami mengalami masalah  ekonomi pada titik terpuruk dan tidak memiliki uang sama sekali karena semua usaha keluarga kami bangkrut.

Pada waktu itu saya diminta oleh kepala desa untuk ke rumah sakit jiwa guna untuk membantu dan mengurus orang dengan gangguan jiwa. Melihat hal itu hati saya terketuk dan saya berpikir masih banyak orang diluar sana yang masih jauh dari kata beruntung di bandingkan saya. Sejak saat itu saya mengerahkan semua tenaga saya untuk bekerja  sama dengan sedekah rombongan untuk membantu banyak orang dengan gangguan jiwa dan Dhuafa.

Mungkin dari doa dari banyaknya orang yang kami bantu membuat usaha saya dan keluarga pulih kembali, maka dari itu saya dan suami saya bertekad untuk terus membantu orang-orang yang membutuhkan di luar sana.

Saya sering  kali melihat mereka terlantar dijalan yang tak terurus dan ada pula yang dipasung oleh keluarganya sendiri selama puluhan tahun. Dengan melihat hal itu semua hati saya sangat terketuk untuk membantu mereka dan mengurus mereka agar bisa pulih kembali.

Selain saya membantu mengurus orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, saya juga membantu orang-orang yang memiliki penyakit, bahkan anak-anak yatim dan dhuafa juga saya bantu.

Lama-kelamaan karena  kegiatan yang saya lakukan, semakin banyak orang yang datang untuk meminta bantuan baik dhaufa, yatim piatu dan orang yang kelurganya mengalami gangguan jiwa dll.

Saya tidak kaya atau memiliki banyak harta, saya hanya punya waktu dan tenaga dan ketulusan hati untuk membantu mereka.

Selama ini saya memberikan tempat tinggal sementara kepada orang-orang yang saya bantu ke pesantren, maupun dinas terkait. Hal ini saya lakukan karena saya belum memiliki tempat ataupun rumah singgah untuk membantu mereka dan mengurus mereka. Namun saat ini sudah  terlalu banyak orang yang harus saya bantu sehingga saya sangat kebinggungan  untuk memberikan mereka tinggal dimana lagi.

Tetangga yang sangat baik memberikan saya dan suami saya sebidang tanah wakaf yang berukuran 12×40 m, saya ingin menggunakan tanah wakaf digunakan untuk membantu orang yang membutuhkan  dan bisa mengurus mereka dengan lebih layak  lagi.

Namun untuk membangun rumah singgah membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan saya tidak akan sangggup untuk membangunnya sendiri.

Dengan hai ini saya ingin meminta bantuan kepada para sahabat #orang baik untuk memantu saya dalam membangun rumah singgah bagi penderita gangguan jiwa, anak yatim & dhuafa dengan cara.

  1. Klik DONASI
  2. Masukkan nominal DONASI
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/ BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit)
  4. Teman-teman akan mendapatkan laporan via email