Santri Dhuafa Terpaksa Tidur di Rumah Warga

 

Peduli Kasih Indonesia – Pondok pesantren Al Mubarok Pulau Medang, Kab, Lingga didirikan pada tahun 2016 silam meski belum memiliki bangunan sendiri. Dulunya tidak ada yang mengajari masyarakat setempat untuk sholat dan beribadah sampai ponpes ini didirikan. Saat ini Ponpes Al Mubarok memiliki 13 santri pondok dan mengajarkan anak-anak serta warga sekitar mengaji dan ilmu agama.

Ponpes dengan Bangunan Setengah Jadi

Tinggal dan Belajar di Pesantren Tak Layak
Kondisi bangunan yang setengah jadi membuat para santri harus tidur dan belajar di bangunan tak layak huni. Para santriwati bahkan terpaksa menumpang di rumah warga karena belum tersedianya asrama putri.


Ruang belajar yang sempit juga membuat proses pembelajaran terasa tidak nyaman bagi para santri untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an.


Tempat wudhu dan MCK yang mereka gunakan hanya berdinding asbes dengan ukuran sangat kecil.

Para santri Ponpes Al Mubarok membutuhkan bangunan layak untuk tidur dan belajar dengan nyaman. Yuk, bantu para santri memiliki pesantren layak dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan;
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit;
4. Dapat laporan via email.