AksiBisa Wakaf Sumur Bersama ACT Malang

Peduli Kasih Indonesia – Sahabat dermawan, Tahukah kamu bahwa masih ada daerah-daerah di Malang yang mengalami krisis air bersih? Jawabannya adalah masih ada.

Air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan oleh manusia. Banyak kegiatan yang memerlukan air bersih, seperti:minum, memasak, mandi, berwudhu. Air pun baik untuk upaya menjaga kesehatan. Tetapi, masih banyak daerah di Indonesia terutama di pelosok yang mengalami krisis air bersih. Keadaan perekonomian para warganya masih rendah pun menjai alasan mengapa mereka belum bisa memiliki sumur bor.

Sumur Ringinsari: “Perlu jual hewan ternak dulu untuk mendapatkan air bersih”

Saad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (HR. Abu Daud).

Desa Ringinsari menjadi salah satu dari banyaknya daerah di selatan Kabupaten Malang yang mengalami bencana kekeringan. Sudah sekitar satu tahun masyarakat lokal menderita karena kondisi air yang tidak mengeluarkan sumbernya akibat kemarau.

Masyarakat terpaksa harus mencari air dan menempuh jarak lebih dari 2 KM untuk mendapatkan air bersih, bahkan rela menjual hewan ternaknya untuk membeli air yang dijual keliling. “Untuk dapat air kami terpaksa jual hewan ternak,” kata salah satu warga ringinsari. Kondisi kekeringan yang terjadi di ringinsari bukan hanya dirasakan saat kemarau, bahkan ketika musim hujan pun air yang keluar dari sumber air sangat terbatas.

Saat tim ACT Malang melakukan distribusi air ke wilayah ringinsari dan sekitarnya, ternyata keterbatasan mendapatkan sumber air bersih yang layak sudah dirasakan masyarakat sejak dulu, desa yang memiliki empat dusun yang terdiri dari Krajan, Semampir, Sidodadi, dan Sidomukti ini telah berpuluh puluh tahun tanpa mendapatkan akses air bersih yang maksimal. Kebutuhan air bersih sehari – hari masyarakat ringinsari yang berjumlah 5000-an orang hanya bergantung dari air keliling yang dijual milik perseorangan.

Kebutuhan air bersih yang harus terpenuhi memaksa warga ringinsari mengeluarkan uang lebih, Air tersebut dijual per jerigen dengan harga 50 ribu per 500 liter. Padahal rata-rata penduduk lokal hanya bekerja sebagai petani yang pendapatan sehari-harinya bahkan tidak bisa mencukupi untuk kebutuhan hidupnya, tetapi mereka rela mengeluarkan uang lebih demi mendapatkan air bersih.

Hanya ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan masyarakat ringinsari untuk mendapatkan akses air bersih yaitu mengandalkan PDAM yang sering mati dan airnya sangat keruh, hanya pasrah menunggu air bantuan yang tidak setiap saat datang atau terpaksa membeli air ke perseorangan itupun jika ada uang lebih.

“hidup sudah susah, terpaksa membeli air untuk bisa minum dan memasak,” tambah salah satu warga ringinsari. Bisa dibayangkan betapa menderitanya masyarakat disana, waktu bekerja dan beribadahnya terpaksa harus terpangkas demi mengambil air yang jaraknya sangat jauh. Terpaksa menghemat uang untuk kebutuhan lainnya demi membeli air bersih yang harganya tidak murah.

Bahkan bukan hanya kebutuhan sehari-hari saja yang terdampak, sektor pertanian juga menjadi salah satu bagian yang cukup parah. Tanah mengering, gagal panen yang meluas sehingga para masyarakat tidak bisa maksimal memanen sawahnya. Hal ini berdampak terhadap pendapatan para petani di ringinsari, sehingga menimbulkan masalah baru lagi.

Melihat kondisi ini, #AksiBisa Wakaf Sumur bersama ACT Malang ingin membantu daerah-daerah di Malang yang masih mengalami krisis air bersih.

d01eb282-04a5-44e8-98f2-bdce8fab2d2f.jpg

Mari bergabung dan sukseskan program Sumur Wakaf-ACT dengan cara:

  • Klik “DONASI SEKARANG”
  • Masukkan nominal donasi
  • Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI/Mandiri/BCA/BRI/BNI Syariah/Kartu Kredit)
  • Klik “DONASI” dan ikuti langkah selanjutnya

Semoga setiap gayung air yang membersihkan debu-debu saat mereka mandi dan wudhu, kelak akan turut membersihkan kita dari dosa-dosa dan hisab yang berat di akhirat.

Aamiin…

Disclaimer:

  • Donasi yang terkumpul akan disalurkan membangun sumur wakaf di Kota Malang.
  • Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) yang fokus dalam pembangunan infrastruktur.
  • Informasi lebih lanjut dapat menghubungi ACT Malang a.n. Diki (+62 812-9678-2816).