Bantu Mbah Harni Untuk Dapat Kembali Bersama Dengan Cucunya Putro

Bantu PostSelalu ada doa yang diselipkan Mbah Harni di dalam setiap nasi uduk yang ia jual, doa tersebut bukan lain hanya untuk cucu satu-satunya agar dapat kuat dan bertahan hidup di NICU, Putro yang lahir prematur, terpaksa harus berjuang dari lahir akibat infeksi paru-paru dan komplikasi organ tubuh yang belum berkembang.

Sudah 6 tahun Mbah Harni hidup sendiri, setelah suaminya tersayang meninggal. Rumah itu sunyi, dan setiap hari mencari nafkah dia hanya menjual beras uduk di depan rumah. Dari berbelanja, memasak, dia melakukannya sendiri meskipun tubuhnya sudah tua.

Hingga suatu hari, dia diberkati dengan seorang cucu. Terbayang olehnya Putro kecil memanggilnya “Mbah” dan meramaikan rumahnya yang sepi. Namun sayangnya, saat-saat pertama Mbah Harni direnggut darinya.

Putro dilahirkan prematur, dan karena organ-organnya tidak berkembang sempurna, ia mengalami komplikasi. Tidak hanya itu, ia juga menderita infeksi paru-paru (pneumonia), dan harus berjuang untuk bertahan hidup di NICU!

Mbah Harni tidak bisa melihat cucu yang bahkan belum berusia satu bulan tetapi harus mempertaruhkan nyawanya. Akibatnya, ia berusaha lebih keras untuk menjual beras uduk, semua hanya untuk memenuhi tagihan Rumah Sakit Putro sebesar Rp200 juta yang ia butuhkan untuk bertahan hidup.

Lantas, sampai kapan dia harus terus berjuang?

Sudah berapa minggu, dia kesulitan menjual karena wabah. Meskipun berdagang dari pagi hingga malam, pembeli tidak pernah datang. Biasanya, dia bisa mendapat Rp 70 ribu sehari. Tapi tanpa bisa mencari nafkah, bagaimana dia bisa mengumpulkan Rp200 juta sehingga Putro bisa tumbuh dewasa dan pulang bersamanya?

#OrangBaik, keinginan sederhana Mbah Harni untuk menggendong cucunya, bisa kita wujudkan dengan cara:

  1. Klik “Donasi Sekarang“.
  2. Masukkan nominal donasi.
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit).
  4. Teman-teman akan mendapat laporan via email.

—————-

Disclaimer:

– Donasi hanya akan disalurkan ke pasien RS Evasari yang menggalang dana di Kitabisa.

– Donasi hanya akan ditujukan ke penggalangan yang sudah terverifikasi oleh tim Kitabisa.

– Tim RS Evasari akan menentukan pemilihan penyaluran bantuan berdasarkan beragam faktor, seperti urgensi pengobatan, kecukupan dana, dll.

– Perkiraan biaya pengobatan Satrio M. Saputro (putropejuangnicu) di RS Evasari adalah Rp 200jt.

– Informasi pasien pra-sejahtera lain yang dibantu di RS Evasari dapat dilihat di halaman update