Bertahun-tahun Jantung Bocor Afika Tak Diobati

“saya merasa sedaih banget melihat afika kalau lagi lemah keadaannya. Badannya biru – biru, lemas dan nafasnya ngos – ngosan. Tapi dia tidak mengeluh sama sekali” – ibu waljiyati.

Hancur rasanya hati sang ibu saat dokter memvonis putrinya, Afika, yang berusia 7 bulan mengalami kebocoran pada jantungnya. Selama 9 tahun hidupnya lawan penyakit. Sejauh ini, Afika hanya rawat jalan dan minum obat dokter.

Dimasa pandemic ini, penghasilan bapak sebagai kuli berkurang karena tak ada panggilan. Padahal Afika, harus melakukan operasi. Belum lagi, ada hutang yang harus dibayar.

Saat kondisinya sedang lemah, Afika biasanya merasakan lelah, detak jantungnya cepat hingga nafasnya tersengal-sengal. Kadang, ia merasakan pegal dan memar kebiruan di wajah, kuku dan tubuhnya.

 

Jika tidak segera operasi, kondisi Afika akan semakin melemah dan ia bisa tiada. Meski melawan sakit yang parah, Afika tak pernah mengeluh dan menyemangati kedua orang tuanya kalau ia baik-baik saja.

Aku pengen cepet sembuh biar bisa main sama temen-temen lagi. Aku juga pengen sekolah lagi biar pinter dan bisa jadi dokter anak.” – Afika

 

Saat ini Afika kelas 1 SD. Sekolahnya diliburkan karena pandemi. Meski di rumah, Afika tetap semangat belajar belajar bersama ibu agar bisa mencapai cita-citanya menjadi seorang dokter.

Sahabat, yuk bantu Afika berobat agar ia bisa wujudkan cita-citanya! Degan menyisihkan sedikit rezekimu dan berdonasi dengan cara:

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan Afika.

Terima kasih banyak, #OrangBaik!