Bayi Driver Ojol Vs 4 Komplikasi Penyakit!

Di usia 2 bulan, Maulana belum bisa merespon dua orang tuanya dan hanya melihat ke atas. Tubuh mungilnya dihantam oleh gangguan pernafasan, jamur di usus dan infeksi saluran kencing. Di saat yang bersamaan, ayahnya sudah berbulan-bulan kesulitan mencari nafkah sebagai ojol karena pandemi.

***

Halooo! Terima kasih ya, kamu dan ribuan #OrangBaik sudah berdonasi! Nah, untuk tahu sampai mana bantuanmu bisa membantu pengobatan dek Maulana, yuk kita lihat sama-sama:

 Jangan hentikan bantuanmu, ya! Karena dek Maulana butuh banget bantuan kita agar bisa merasa lebih baik dan terbantu. Untuk kamu yang belum tahu kondisi dek Maulana sebenarnya, penjelasannya ada dibawah ini ya..

***

Sang Ayah termangu di trotoar jalan menunggu order ojol yang tak kunjung datang. Dari pagi ia terpaku memandang handphonenya, menatap layar aplikasi yang biasanya ramai dengan orderan. Namun yang terpenting, ia juga memastikan keadaan anaknya yang sakit keras.

Bayi Maulana lahir 2 bulan yang lalu dan sejak detik pertama ia hidup, ia belum pernah merasakan badan yang sehat. Saat dilahirkan, wajahnya biru dan ia kesulitan bernafas. Hanya berselang beberapa hari, gangguan di empedu dan livernya membuat kulit bayi mungil ini kuning.

Setelah diperiksa, mimpi buruk yang tak pernah terbesit di benak pak Tabri dan istrinya menjadi kenyataan; bayi Maulana divonis menderita gangguan pernafasan, jamur di usus dan infeksi saluran kencing.

Hingga sekarang, Maulana belum merespon bila diajak komunikasi. Matanya sering melihat keatas, ia juga jarang menangis dan tak pernah tersenyum. Hari-harinya dipenuhi oleh rasa sakit yang tak mampu dia ungkapkan.

Jika perawatan terhenti, Maulana terancam berada di kondisi kesehatan yang buruk seumur hidupnya. Perkembangan fisik dan mentalnya juga bisa terhambat dengan signifikan. Dan yang paling mengkhawatirkan, bisa terjadi komplikasi organ dalam yang berpotensi mematikan.

Pak Tabri yang sudah berusaha keras untuk mendapat uang demi anaknya tak berdaya melawan keadaan. Karena orderan sepi bukan hanya anaknya terancam tak mendapat pengobatan, namun ia juga bisa diusir dari kosan dan motor yang digunakan mencari nafkah ditarik oleh dealer.

Kini keluarga hanya bisa pasrah menghadapi cobaan bertubi-tubi. Namun semakin lama Maulana mendapat penanganan, semakin kecil kemungkinan ia untuk bisa hidup normal.

Yuk #OrangBaik, bantu hadirkan senyum di wajah mungil Maulana dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Terima kasih banyak, #OrangBaik!

***

Disclaimer:

– Donasi anda tak hanya akan disalurkan untuk dek Maulana, tapi juga untuk kepentingan medis (biaya medis pasien lain yang sudah terverifikasi & biaya infrastruktur penunjang kebutuhan medis)

– Tim Kitabisa memiliki kriteria tertentu untuk menentukan ke mana donasi akan disalurkan.

– Semua penyaluran donasi diupdate secara berkala di halaman update campaign penggalangan dana ini kitabisa.com/bisasembuh.

———-

Disclaimer:

Jika donasi melebihi target Total Donasi, kelebihan donasi akan di alihkan ke Kitabisa.com/bisasembuh untuk membantu pasien lainnya.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Disclaimer:

Jika donasi melebihi target Total Donasi, kelebihan donasi akan di alihkan ke https://kitabisa.com/campaign/bisasembuh untuk membantu pasien lainnya.