Bantu Alisha agar bisa mendengar

Assalamualaikum wr. wb.

Hallo om dan tante

Bantu Post – Namaku Alisha Adreena, saya adalah anak kedua dari ibuku Susi Nuryanti dan ayahku Adhit Rahmaditia. Usiaku saat ini sudah masuk 7 bulan lebih. Saat usia ku 2 bulan didalam kandungan, ibuku terkena virus Rubella dan diketahui setelah 2 bulan kemudian, setelah ada sosialisasi vaksin MR dai pemerintah. Sehingga virus jahat tersebut merusak aku yang berada dalam kandungan.

Aku dilahirkan normal di bidan yang berada dekat rumah nenekku, pas lahir berat badanku 2,5kg. Saat itu aku hanya nangis sebentar, dan kemudian aku tidur nyenyak sekali. Aku gak suka menagis pada malam hari dan ibuku mencurigainya karena ada riwayat Rubella saat menengandung aku.

Ketika usia 1 bulan ibuku membawaku ke rumah sakit swasta yang ada di daerah Bandung untuk melakukan tes OAE (Otoacustic emission/skrinning pendengaran) dan hasilnya semua refer. Ibuku hanya dapat menangis saat itu, dan dokter THT menyarankan untuk melakukan tes Bera 2 bulan kemudian.

Pada saat usiaku menginjak 3 bulan ibu dan ayahku membawaku lagi ke rumah sakit yang sama untuk dilakukan tes Bera dan hasilnya 90/90 desibel. Solusinya pasang alat bantu dengar (ABD) sampai implan koklea. Saat 6 bulan, ayah dan ibuku penasaran dengan perkembanganku, sehingga mereka memutuskan untuk melakukan tes ASSR lagi supaya mengetahui berapa disebel pendengaran yang aku miliki dan hasilnya lagi-lagi membuat kedua orang tuaku sedih, karena desibelnya semakin parah yaitu 100-110 desibel yang termasuk dalam gangguan sensorineural derajat sangat berat bilateral.

Dokter memberikan saran terbaik untuk melakukan implant koklea bilateral. Sayangnya itu tidak bisa dicover oleh BPJS, dan dokter menyarankan ibuku untuk skrinning keseluruhan karena Rubella bisa merusak ke bagian organ-organ penting pada janin. Agar dapat menggunakan BPJS, dokter memberikan rujukan kepada dokter spesialis anak di RSUD Sumedang supaya memberi rujukan lagi untuk dapat skrinning di RSHS. Dokter bilang aku terkena Congenital Rubella Syndrome (CRS).

Ketika berkonsultasi dengan dokter anak yang berada di RSUD Sumedang, akhirnya ada beberapa skrinning yang dapat dilakukan di RSUD salah satunya jantung. Ketika melakukan tes echocardiogram jantung saat usiaku 4 bulan hasilnya cukup membuat ibuku terpukul lagi, dikarenakan aku memiliki small PDA (kebocoran kecil di jantung) tetapi dokter mengatakan biasanya kalau bayi bisa tertutup dengan sendirinya. Lagi-lagi ibuku menangis. Namun aku harus di echo lagi saat usiaku 6 bulan. Di usia ku 6 bulan aku di echo kembali dan tetap ada small PDA 0.17cm sehingga aku harus dirujuk ke RSHS. Dan hasil tes darah yang dilakukan juga IGG Rebulla positif yang artinya bahwa aku telah terinfeksi virus Rubella.

(Foto saat Alisha melakukan tes Bera)

Kerusakan pada organku tersebut merupakan efek dari virus kejam yang bernama Rubella. Ayahku hanya sebagai pengawai kontrak di BPR yang memiliki gaji hanya cukup untuk kebutuhan keluarga sehari-hari, sedangkan ibuku bekerja sebagi salah satu guru sukarelawan di sekolah dasar. Ayah dan ibuku tidak tinggal diam, mereka kerja lebih keras untuk mencari biaya tambahan pada akhir pekan. Namun hasilnya belum dapat mencapai target untuk biaya ABD dan implant kokleaku. Ayah dan ibuku pernah pergi ke hearing center untuk mencari informasi harga ABD dan implant koklea, tetapi itu semua tidak dicover oleh BPJS.

Adapun rincian biaya untuk ABD dan implan kokleaku yaitu:
• ABD sekitar 30 jutaan
• Implan koklea sekitar 320 jutaan

Kakakku saat ini usianya 2 tahun lebih 10 bulan, dia suka mengajak bermain aku. Aku hanya bisa melihat gerakan-gerakannya saja tanpa bisa mendengarnya. Aku ingin dapat mendegar suara ibu dan ayahku juga. Maka dari itu saya meminta kesediaan Om dan Tante yang baik semua untuk membantu aku untuk dapat mendengar secara normal seperti anak lainnya. Jika Om dan Tante berkenan untuk membantu dapat melakukan donasi dengan cara:

1. Klik tombol berwarna merah “Donasi Sekarang
2. Isi data diri dan pilih cara pembayaran
3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit).

Tidak hanya melakukan donasi, teman-teman juga dapat membantu dengan cara menyebarkan halaman website ini kepada orang-orang sehingga semakin banyak orang yang dapat ikut membantu Alisha Adreena.

Terima kasih atas kebaikan oom dan tante semuanya, semoga Allah selalu membalas kebaikan kita semuanya.

(Aku dan kakakku)

Untuk informasi mengenai keadaan aku dapat menghubungi ibuku:
Susi(Ibu) : 082116391693