Berhenti Jadi Guru, Keracunan Darah Akibat Infeksi

Bantu Post – Kebahagiaan hanya mampir beberapa hari, sebelum Aisyah terserang keracunan darah yang diakibatkan oleh infeksi.

Tidak terlihat lagi senyum yang diberikan Aisyah (22thn) saat mengajar anak TK, akibat komplikasi infeksi penyakit sepsi dalam tubuhnya.

Selang 20 hari, infeksi yang dilami oleh Aisyah telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Saat ini badan Aisyah menguning serta perut membengkak.

Pada bulan puasa tahun ini, Aisyah mengalami sakit asam lambung. Dimana penyakit ini membawa Aisyah ke rumah sakit dan dilakukan rawat inap beberapa hari. Setelah itu, Aisyah kembali mengajar anak TK. Tawa serta lemah lembunya Aisyah diberikan kepada anak-anak, dengan menyembunyikan rasa sakitnya.

Disaat Aisyah mengajar, tiba-tiba ia terjatuh sakit sampai tidak sadarkan diri.. Dokter mengatakan bahwa Aisyah mengalami anemia. Aisyah harus melakukan transfusi darah sebanyak 4 kantong darah.

Setelah 20 hari pengobatan, penyakit Aisyah kambuh lagi. Namun, sayangnya keluarga sudah tidak memiliki biaya untuk membawa Aisyah ke rumah sakit lagi, serta memutuskan untuk melakukan pengobatan alternatif di rumah.

Kebahagiaan mampir hanya sebentar mbak, awalnya Aisyah masih menanyakan ke saya, kabar Aisyah seperti apa? Sakit atau tidak?

Dia itu orangnya perhatian banget kepada orang tuanya, sampai dia lupa kalau dia juga mengalami sakit tetapi dia nggak pernah menunjukkan hal tersebut mbak. Ya Allah sembuhkanlah anak saya, ucap ibu Aisyah.

Kondisi tubuh Aisyah yang semakin lemah, dan tidak ada perubahan sama sekali, membuat ibu Aisyah akhirnya tanpa pikir panjang membawanya ke rumah sakit dengan kondisi perut Aisyah yang membengkak dan badan yang menguning.

Saat di rumah sakit, dokter memvonis Aisyah mengidap penyakit sepsis atau keracunan darah. Hal tersebut dikarenakan komplikasi infeksi atau luka yang berpotensi mengancam nyawa.

Kondisi keracunan darah yang terjadi pada Aisyah dikarenakan infeksi bakteri yang berada dalam tubuh kemudian memasuki aliran darah. Suhu tubuh Aisyah naik sampai 38’C serta turun di bahwa 36’C.

Dalam satu hari penyakit yang dialami Aisyah dapat menghabiskan dana sebesar Rp. 15 juta di rumah sakit. Bahkan pengobatan Aisyah untuk dapat sembuh mencapai ratusan juta.

Ayah serta Ibu Aisyah mengalami kesulitan untuk mencari dana sebesar itu, karena ayahnya sudah tidak bekerja dikarenakan pendengarannya yang tidak normal, sedangkan ibunya bekerjsa sebagai guru Madrasah.

Sahabat #OrangBaik, Aisyah membutuhkan pertolonganmu untuk tetap dapat melanjutkan pengobatannya. Dengan berdonasi yang kamu berikan dapat menjadi penyembuh untuk tubuh Aisyah dengan cara:

1. Klik tombol DONASI INI
2. Masukkan nominal donasi yang diinginkan
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau menggunakan kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Kita tidak hanya mendoakan dan melakukan donasi, saudara-saudara juga dapat membagikan halaman galang dana ini supaya semakin banyak orang yang dapat menemani perjuangan Aisyah.

#OrangBaik terima kasih untuk kalian semua