Bertahan Hidup Sendirian dengan 7 Ribu Sehari

Cerita

“200 Ribu Perbulan Mbah Minem Hidup Seorang Diri”

Kondisi Fisiknya telah melemah, pendengaran nya sudah kurang jelas dan tubuh nya hanya tulang yang dibalut oleh kulit. Kondisi Mbah Minem sungguh memprihatinkan!

Di usianya yang telah lanjut Mbah Minem hanya tinggal seorang diri di sebuah gubuk kecil nan reot yang hanya berukuran 4×6 meter, dimana di dalam rumah tersebut tempat tidur, ruang tamu dan juga dapur menjadi satu tanpa sekat. Mbah Minem harus bertahan hidup di tengah keterbatasan ekonomi dan fisik yang telah melemah.

Kondisi rumahnya sangatlah memprihatinkan dindingnya pun hanya terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai lapuk, jika hujan genteng nya bocor ketika malam tiba udara terasa sangat dingin, apalagi di musim hujan dan musim kemarau yang penuh angin dan ia hanya tidur beralaskan tikar tanpa kasur.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Mbah Minem hanya menjadi buruh cangkul di tanah milik orang. Penghasilan yang ia peroleh dalam sebulan hanya Rp. 200.000. Jangankan untuk kebutuhan primer yang terpenuhi bahkan untuk kebutuhan sekunder pun ia sangat kekurangan.

#PejuangKebaikan, Melalui bantuan mu kita bisa sampaikan pada Mbah Minem bahwa ia tak sendirian bersama kita bantu Mbah Minem dan lansia dhuafa lainnya untuk bisa jalani kehidupan dengan lebih layak, Caranya:

  1. Klik TOMBOL “DONASI SEKARANG
  2. Masukan nominal donasi
  3. Pilih Bank
  4. Dapatkan laporan melalui email

***

Disclaimer:

Campaigne ini merupakan bagian dari program Bantuan Biaya Hidup LAZ Rumah Yatim dan untuk penghimpunan akan di salurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup lansia dan keluarga dhuafa.

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi : Yusica (0822-9519-2142)

www.rumah-yatim.org