Pak Samtanus, Pejuang Tunanetra Yang Pantang Mengemis

PAK SAMTANUS, TUNANETRA BERPENGHASILAN 150.000/BULAN TETAP BEKERJA SIANG DAN MALAM

Bantu Post – Inilah Pak Samtanus. 57 usianya. Ia adalah seorang tunanetra yang bekerja sebagai tukang pijat di sekitar Denpasar Timur.

Waktu itu kami tak sengaja bertemu dengan Pak Samtanus yang sedang “mangkal” di depan suatu hotel. Panas-panasan sambil berpuasa. Ia bercerita tentang kisah hidupnya. Setiap hari, ia berjalan sejauh 2km dengan meraba-raba untuk sampai di tempat biasa ia mangkal. Jika hujan, Pak Samtanus tak bekerja. Karena bahkan payung pun ia tak punya. Ia tinggal bersama istrinya di sebuah kos kecil dengan dapur dan kamar mandi umum yang kotor dan tak layak.

Berapa penghasilannya?

Sejak pandemi, paling maksimal ia mendapat 150.000/bulan. Itu sama saja dengan hanya 5.000/hari nya. Bayangkan. Jika tak ada yang mau dipijit hari itu, tak ada uang yang dibawa pulang. Sedangkan ia harus membayar kosan 500.000 per bulan. Istrinya, Sukini (53) yang menderita diabetes melitus pun, tak pernah menjalani pengobatan.

Namun Pak Samtanus dan Ibu Sukini punya tekad yang kuat : Bagaimanapun keadaannya, mereka tak akan mengemis.

Sahabat, Pak Samtanus layak kita bantu. Ia sudah menunaikan usahanya, bisa jadi, kita adalah perantara rezekinya. Yuk hadirkan kebahagiaan untuk keluarga Pak Samtanus! Bantu dengan cara klik DONASI SEKARANG.

Hadirkan kebahagiaan untuk Pak Samtanus dengan cara :

  1. Klik “DONASI SEKARANG
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran : (GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tidak hanya ikut berdonasi, bagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut berdoa dan membantu kesembuhan Pak Samtanus. Dukungan dari kamu akan mendorong keluarga Pak Samtanus untuk tetap semangat dan tidak putus asa memperjuangkan harapan Pak Samtanus.

Terimakasih, Sahabat!