Pendarahan Intraserebral yang Diderita Ibu Nong Diana

Bantu Post – Sudah dua tahun belakangan ini Bu Nong merasakan masa senja sudah mulai menggerogoti tubuhnya. Sang suami yang dikarenakan usia juga sudah tak lagi mampu bekerja sehingga mereka berdua terpaksa tinggal di rumah anak mereka, Andang, yang saat ini bekerja sebagai buruh angkut pelabuhan.

Suatu hari ia terjatuh di kamar mandi dan tak bangun lagi hingga akhirnya Pak Andang menemukannya tak sadarkan diri dalam kamar mandi. Dan tanpa pikir panjang Pak Andang lantas membawa sang Ibu ke RS sejauh 20 KM meski ia sadar tidak mempunyai uang.

Dari vonis Dokter ada pendarahan intraserebral atau pendarahan pembuluh darah otak. Hal tersebut dikarenakan hipertensi yang diidap Bu Nong yang berujung pecahnya pembuluh darah. Selama 2 tahun hanya mendapat obat dari klinik dikarenakan tak punya biaya ke RS.

Pak Andang sekarang tidak hanya berjuang demi keluarga kecilnya namun juga bagi sang Ibu agar tak koma dan juga meregang nyawa. Karena tanpa operasi kraniotomi maka Bu Nong akan kehilangan harapan hidupnya. Anak-anaknya yang lain semua sudah berkumpul dengan menempuh 9 jam perjalanan demi membantu ibunya namun biaya RS terlampau tinggi.

Dengan upah menjadi buruh angkot sebesar Rp 50 ribu, Pak Andang kerap kesulitan memberi makan ketiga anaknya yang masih kecil. Demi pengobatan ibunya sebesar Rp 100 juta agar bisa pulang, ia tak peduli kelelahan yang dirasakan karena membanting tulang.

#OrangBaik, Bu Nong masih bisa habiskan masa tua dalam dekapan keluarga yang ia sayangi. Yuk, kita bantu beliau pulih kembali dengan cara:

  • Klik “DONASI SEKARANG
  • Masukkan nominal donasi
  • Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit)