Bantu Naila Lawan Kebocoran Jantung

Bantu Post – Meski hidup dengan penyakit jantung bocor sejak bayi, Naila tumbuh menjadi siswa berprestasi di sekolah. Ia pun semangat mengarungi jarak 110km dengan bis dari rumah untuk berobat. Namun Naila harus segera operasi agar komplikasi tak menyebar ke seuluruh badannya. Sang ayah yang berprofesi sebagai guru ngaji kini mencari ratusan juta dengan penghasilan minim..

Seringkali ketika Naila sedang semangat memakai seragam dan menggendong ranselnya, jantungnya terasa nyeri sampai ia terduduk. Di usia 8 tahun, Naila sudah bertarung melawan penyakit jantung bocor yang ia idap sejak lahir. Ia adalah anak yang berprestasi di sekolah, namun jantungnya seakan tak membiarkan ia meraih pencapaian maksimal.

Setiap hari Naila dibimbing mengaji oleh ayahnya yang berprofesi sebagai guru mengaji. Kegiatan itulah yang menangkan hatinya dalam menghadapi penyakit jantung yang membelenggu. Kendati sudah timbul flek di paru dan bilik kanan jantungnya membengkak, Naila tetap tak menyerah.

Dengan kondisi tubuh yang ringkih, Naila harus melewati perjalanan sejauh 110km dengan bis untuk berobat. Terkadang ketika di jalan badan Naila demam dan tubuhnya lemas serasa tak bertulang, namun kegigihannya terus membuat ia bertahan.

Namun kini semangatnya semakin tak berbanding lurus dengan kondisi jantungnya. Naila tak kuat lagi beraktifitas lama dan jika dipaksa ia akan mengalami kelelahan kronis. Tubuhnya semakin kurus, tubuhnya yang lemah pun tak lagi kuat berlama-lama belajar dan mengaji. Ia pun terancam tak bisa kembali bersekolah jika tak segera dioperasi, bahkan nyawanya bisa dalam bahaya!

Pak Nunung sang ayah adalah seorang guru ngaji yang menghabiskan seharian lebih mengajar. Berbagai sekolah, yayasan, rumah dan bahkan perkumpulan ia sambangi setiap hari dari pagi sampai sore untuk mencari biaya berobat anaknya. Meskipun begitu tak peduli seberapa keras ia berusaha, penghasilannya sangat minim, bumi dan langit dibandingkan biaya berobat yang mencapai ratusan juta!

Padahal jika operasi tak segera dilakukan, Naila akan berisiko mengidap komplikasi akut yang merusak jantung, paru dan berbagai organ vital lainnya! Tak hanya semakin lemas, Naila terancam mengalami gagal jantung yang membuat tubuhnya berhenti berfungsi seketika.

Kini keluarga hanya bisa pasrah, mereka tahu Naila butuh pertolongan segera namun biayanya tak mungkin dicukupi. Mereka hanya menjalani hari ke hari berserah kepada Allah, tanpa mengetahui kepastian kapan Naila bisa mendapat pertolongan..

Yuk #OrangBaik, sisihkan rezeki dan bantu pengobatan Naila dengan cara:

  • Klik “Donasi Sekarang“.
  • Masukkan nominal donasi.
  • Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit).
  • Teman-teman akan mendapat laporan via email.