Fadlan Ingin Bangun Dari Koma Dan Kembali Mengaji

Bantu Post – Hilang sudah semua mimpi Bu Ita dan Pak Tedi untuk Fadlan dapat menjadi hafiz sukses dan pebasket handal. Saat ini, Fadlan sedang berjuang melawan koma karena adanya penggumpalan darah di otak, meraka hanya menginginkan Fadlan mampu bertahan hidup.

Dalam hening kamar RS tempat Fadlan berbaring, Bu Ita hanya dapat berharap supaya dapat mendengar kembali suara riang Fadlan di rumah. Dalam koma Fadlan terbaring, penggumpalan darah di otak mengancam jiwa Fadlan, dan Bu Ita dan Pak Tedi tidak tahu kapan Fadlan akan bangun kembali.

Mereka tidak mengira, satu sore saat Fadlan pamit ingin bermain basket seperti biasa, menjadi hari terakhir mereka dapat mendengar suaranya. Dalam perjalanan ke lapangan, Fadlan diserempet motor dan kepalanya mengalami benturan dengan trotoar. Meskipun tubuhnya tidak tergores parah, Pak Tedi dan Bu Ita langsung bergegas ke RS begitu mereka mendapatkan panggilan bahwa Fadlan mengalami kritis.

Dokter mengatakan bahwa ada penggumpalan darah yang terjadi akibat benturan tersebut di dua tempat, yaitu bagian atas kepala dan batang otaknya. Alhasil, 9 hari Fadlan masih berbaring tidak sadarkan diri, matanya hanya setengah terbuka dan tubuhnya sedang berjuang bernapas lewat ventilator.

Dokter mengatakan tidak ada pilihan lain buat Fadlan selain menjalani operasi atau penggumpalan tersebut akan membuat Fadlan terkena komplikasi dan lumpuh selamanya.

Dalam doa Bu Ita berjuang demi kesembuhan putranya, sementara Pak Tedi tidak lelah menawarkan jualan minuman jahenya ke warung-warung di ibu kota. Panas dan hujan Pak Tedi tembut tanpa rasa ngeluh, wajah Fadlan yang tidak berdaya terpampang di pikirannya.

Tetapi dengan penghasilan yang pas-pasan, terlebih lagi di masa wabah pandemi, Rp. 100 juta untuk operasi Fadlan begitu berat di pundak mereka. Harta benda sudah habis dijual, kemana lagi kami harus perpaling?

Di rumah, Al Quran yang Fadlan biasa gunakan untuk mengaji, tidak lagi dapat tersentuh dan mulai berdebu. Begitu juga bola basketnya yang teronggok di kasur, menunggu Fadlan pulang. #OrangBaik, yuk kita berikan kembali masa kecil Fadlan yang bahagia dengan cara:

1. Klik DONASI INI
2. Isi nominal yang ingin di donasikan
3. Pilihlah berbagai metode pembayaran yang ada seperti Gopay, LinkAja, JeniusPay, Virtual Account, atau melalui transfer bank

Tidak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga dapat membagikan halaman galang dana ini, supaya semakin banyak yang turut membantu perjuangan membantu Bu Ita dan Pak Tedi untuk kesembuhan Fadlan.

#OrangBaik, Terima Kasih Banyak