Ratih Operasi Kolostomi Di Tengah Leukemia ALL

Bantu Post – Ayah, Ratih sebentar lagi sembuh ayah. Jadi nanti Ratih bisa sekolah.

Sudah 2 tahun lamanya pak Iman terus bekerja untuk membiayai buah hatinya yang masih berusia 5 tahun supaya dapat terbebas dari kanker ganas yang dideritanya. Pedih untuk pak Iman, saat ia harus kembali menelan kenyatahan pahit, dimana Ratih harus menyiapkan diri untuk menjalani operasi.

Ratih yang masih berusia 5 tahun harus berjuang melawan Leukemia ALL. Sejak awal dokter menjatuhkan vonis akan penyakit tersebut, Ratih sudah menjalani kemoterapi sebanyak 106 siklus (selama kurang lebih 1,5 tahun).

Dengan dukungan kedua orang tuanya bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, Ratih akhirnya menyelesaikan kemoterapinya. Tetapi Ratih masuh belum dinyatakan bersih dari sel kanker dan Ratih masih harus menjalani kontrol selama sebulan sekali.

Masih belum selesai perjuangannya, Ratih harus kembali berjuang lebih keras karena Ratih juga menderita Retrovaginal Fistula, yang merupakan kelainan pada organ usus besarnya yang menyebabkan Ratih BAB dari kelaminnya.

Dokter mengatakan bahwa Ratih harus menjalani operasi pemasangan Kolostomi karena jika tidak dilakukan operasi dengan cepat, maka saluran pencernaan Ratih akan memburuk. Sementara menunggu operasi yang harus dijalani Ratih, Ratih juga masih terus menjalani kontrol rutin untuk Leukemianya.

Selama 2 tahun itu, orang tua Ratih tidak henti-hentinya berjuang untuk Ratih dapat terus berobat. Setelah nyaris habis tenaga mereka untuk membiayai kemoterapi yang harus dijalani Ratih, kini mereka harus kembali mempersiapkan diri untuk membiayai operasi yang harus dilakukan oleh Ratih.

Dengan beralaskan handuk, sang ayah memikul karung semen, pasir, serta material bangunan lainnya dengan pundaknya. Mungkin dalam sehari ia dapat memikul ratusan kilogram material bangunan, sebuah pekerjaan yang sangat menguras fisiknya demi upah sebesar 30 ribu seharinya.

Tetapi untuknya, sakit dan lelah yang ia rasakan akan terbayar penuh saat melihat anaknya Ratih dapat tetap makan dan menjalani pengobatannya. Harapan hidup Ratih menjadi semengat untuk sang ayah.

#OrangBaik, Ratih merupakan seorang pejuang yang tidak kenal lelah. Bukan hanya ia saja, karena orang tuanya juga merupakan pejuang yang relah menghabiskan tenaga mereka demi kesembuhan sang buah harinya Ratih. Yuk bersama kita satukan hati untuk Ratih, dengan cara:

1. Klik DONASI INI
2. Masukkan nominal donasi yang Anda inginkan
3. Pilih metode pembayaran yang Anda inginkan (GO-PAY, BCA, BNI, BRI, Mandiri, Dompet kebaikan, BNI Syariah, dan Kartu Kredit).

Tidak hanya mendoakan dan berdonasi, #OrangBaik juga dapat membagikan halaman galang dana ini supaya semakin banyak yang turut membantu perjuangan Ratih untuk dapat sembuh.

Terima kasih, #OrangBaik!