Tubuh Kaku Alifah Tak Pernah Rasakan Dipeluk Ibu

Bantu Post – Tanpa sorang ibu, Alifah melawan kelumpuhan Otak, sekarang seluruh tubuhnya kaku dan terancam mengalami kelumpuhan permanen karena terapi yang dilakukan sudah lama terhenti.

Ketika sampai di rumah, waktu saya habis membawa Alifa ke UGD, ibunya sudah tidak ada, sampai sekarang tidak pernah pulang. Saya sudah mencari kemana-mana tapi tidak ketemu dan tidak ada kabarnya.

Mungkin dia tidak bisa menerima kalau anaknya terlahir special. Saya kasihan sama Alifa, karena dia tidak dapat merasakan kasih sayang ibu di sampingnya selama dia sakit.

Saat ini, Alifa sedang dijaga oleh neneknya karena saya harus kerja, terkadang saya kerja sebagai kuli, terkadang mencari barang bekas, yang penting apa saja saya lakukan demi bisa mengobati Alifa, ucap Pak Pras orang tua Alifa.

Beberapa tahun yang lalu, ibu tega perti tanpa pamit, meninggalkan bapak dan bayi Alifa yang sedang berjuang melawan kelumpuhan otak. Pencarian bapak, tak berbuah, ibu tidak pernah pulang sampai sekarang.

Demi memenuhi semua kebutuhan Alifa, bapak bekerja menjadi kuli bangunan, narik ojek, bahkan mengumpulkan barang-barang bekas. Tetapi penghasilannya yang tidak seberapa, belum dapat membiayai pengobatan dan terapi rutin Alifa anaknya.

Sehari-hari, bapak menitipkan Alifa pada sang nenek yang dengan sabar merawat dan menjaga Alifa, Bahkan, kasih sayang nenek kepada Alifa sudah melebih kasih sayang seorang ibu kandung.

Alifa juga sudah lama tidak mengonsumsi susu khusus, sehingga nenek menggantinya dengan bubur cair hambar yang masuk melalui selang di hidungnya, karena Alifa tidak dapat mengunyah dan menelan makanan dengan normal.

Saya tidak tega melihat kondisi Alifa, pertumbuhannya tidak normal, kaki dan tangannya kaku dan sekarang Alifa sudah berusia 5 tahun, namun dia belum dapat berbicara. Saat Alifa mengalami kejang, dia cuman dapat teriak-teriak saja, tidak bisa nangis.

Saya berharap semoga ada keajaiban untuk cucuku agar Allah mengangkat penyakitnya, dan dia dapat tumbuh seperti anak lainnya, ucap nenek Alifa.

Sampai sekarang, kejang Alifah masih sering kambuh membuat tubuhnya yang kaku dan bergetar hebat sambil menjerit. Sambil menunggu kejangnya reda, bapak atau nenek hanya dapat berdoa, karena persediaan obat Alifah sudah lama habis.

Tidak banyak yang dapat bapak lakukan untuk menenangkan Alifa yang badannya terus bergetar sambil menjerit.

Hanya dekapan dan doa yang bapak bisikkan di telinga Alifa, berharap Alifah dapat kuat menahan sakit, sampai bapak dapat mengumpulkan uang untuk melanjutkan pengobatan Alifa.

Dengan keadaan Alifa yang terlahir special, bapak percaya, ia harus perjuangkan Alifa yang merupakan titipan Allah. Ia sangat berharap ada mujizat untuk anaknya agar dapat bicara, berjalan dan tumbuh normal seperti anak lainnya.

#OrangBaik, maukah kamu bantu mewujudkan mimpi Bapak? Jika ya, kamu dapat menyisihkan sedikit rezekimu untuk meringankan beban bapak sehingga Alifa dapat melanjutkan pengobatannya, dengan cara:

1. Klik DONASI INI
2. Masukkan nominal donasi yang Anda inginkan
3. Pilih metode pembayaran yang Anda inginkan (GO-PAY, BCA, BNI, BRI, Mandiri, Dompet kebaikan, BNI Syariah, dan Kartu Kredit).

Tidak hanya mendoakan dan berdonasi, #OrangBaik juga dapat membagikan halaman galang dana ini supaya semakin banyak yang turut membantu perjuangan Pak Pras untuk kesembuhan Alifah.

Terima kasih banyak untuk #OrangBaik.