Ayo Bantu Bangun Sumur Pertama untuk Warga Gunung Bekel

Bantu Post 25 Tahun belum ada fasilitas air bersih. Warga rela patungan beli air, bahkan ada seorang janda yang rela menjual ayam hasil ternak demi dapatkan air bersih.

“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih  yang mendoakannya” (HR Muslim).

Mari bangun sumur yang menjadi sumber kehidupan untuk ratusan warga di Desa Gunungbekel Kab. Probolinggo.

Tahukah kamu bahwa masih ada daerah di Probolinggo yang mengalami krisis air bersih? Jawabannya masih ada.

Namun demikian masih banyak daerah di Jawa Timur terutama di pelosok desa yang mengalami krisis air bersih. Seperti yang dialami oleh warga di Desa Gunungbekel Kec. Tegalsiwalan Kab. Probolinggo. Kondisi ekonomi warganya yang masih rendah dengan mayoritas sebagai buruh dan petani menjadi alasan mengapa mereka belum bisa memiliki sumur bor.

Desa ini menjadi salah satu dari banyaknya daerah di Probolinggo yang mengalami krisis air bersih setiap tahun. Hal ini disebabkan karena air tidak keluar dari sumbernya akibat kering dimusim kemarau, sehingga membuat warga hanya mengandalkan air hujan di tandon-tandon bekas drum minyak dan aspal.

Tak jarang juga warga harus merogoh kocek untuk mendapatkan air bersih dengan beli secara swadaya/patungan. Warga harus mengeluarkan 450 rb per tangki ukuran 6000 liter untuk dibagi ke beberapa warga. ini hanya bisa digunkan 2-3 saja mas, kata sholih kepada BMH.

“Kondisi kekeringan yang terjadi di Gunungbekel bukan hanya dirasakan saat kemarau, bahkan ketika musim hujan pun air yang keluar dari sumber air sangat terbatas”.

“Bahkan ada warga yang harus menjual ternaknya seperti Ibu Marto usia 60 tahun seorang janda memiliki 1 anak , demi memenuhi kebutuhan air bersih pernah jual ayam ternaknya.” Padahal rata-rata penduduk lokal hanya bekerja sebagai buruh dan petani yang pendapatan sehari-harinya bahkan belum bisa mencukupi untuk makan harian, tetapi mereka rela mengeluarkan uang lebih demi mendapatkan air bersih.

Saat Relawan BMH melakukan distribusi air ke wilayah Gunungbekel dan sekitarnya, ternyata keterbatasan mendapatkan sumber air bersih yang layak sudah dirasakan masyarakat sejak dulu, desa ini telah berpuluh puluh tahun tanpa mendapatkan akses air bersih yang maksimal. Hampir 25 tahun mas didesa ini belum ada sumber air bersih yang memadai untuk digunakan warga.

Terbayang nggak, jika suatu hari nanti, terbangun sumur bor yang mendatangkan banyak manfaat. Setiap hari sumurnya akan dipakai oleh ratusan warga, untuk mencuci, mandi, bahkan berwudhu. Manfaatnya tak pernah putus sehari pun.

Terbayang berapa besar pahala yang didapat oleh mereka yang telah membantu pembangunan sumur? Subhanallah.. memang betul yang dikatakan Rasulullah SAW :

Saad bin Ubadah ra. bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air ( sedekah air ).” (Shahih Abu Daud).
Donasi dapat disalurkan dengan cara :

  1. Klik “DONASI SEKARANG
  2. Masukan nominal donasi
  3. Pilih bank (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)
  4. Dapatkan laporan lewat email