#Gotong Royong Hadapi Covid-19

BantuPost- Cerita, Sejak ditetapkannya menjadi pandemi oleh WHO, Covid-19 menjadi virus yang sangat berbahaya dan cepat penularannya.

Pemerintah Indonesia akhirnya menetapkan seluruh warganya agar menerapkan PSBB.

Berdasarkan kutipan dari https://corona.jakarta.go.id/i…,per tanggal 14/09/2020, 221.523 orang positf COVID-19 di Indonesia.

Sayangnya, masih banyak pekerja yang harus bekerja di luar, seperti petugas kebersihan, pedangang kaki lima, driver ojol, aparat keamanan, dan petugas medis yang berada di garga terdepan Covid-19.

Salah satunya Bu Mini, pedagang sayur di Bojong, Pamayonan, Bogor Selatan.

“Sebelum corona, banyak yang datang ke warung saya untuk memilih langsung sayuran. Sejak corona dan PSBB, pembeli jadi khawatir untuk belanja,”ungkapnya.

Pendapatan bersih beliay sebelum gabung dengan Sahabat UKM BMM hanya 20 ribu/hari.

Di masa pandemi ini, beberapa UMKM perlahan tumbang, kecuali UMKM yang bisa beradaptasi dengan situasi, seperti sayur kemasan siap masak yang menjadi solusi pedangang sayur saat ini.

Oleh karena itu, BMM tidak hanya ingin memberi bantuan, tapi juga memberi solusi, pembinaan, dan pendampingan agar pelaku UMKM dapat mandiri dan bertahan di masa PSBB.

Selain itu, BMM juga berkomitmen memberikan bantuan berupda modal usaha Rp300.000 dan sembako terhadap pekerja harian yang terdampak PSBB ini.

Masalah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, karena kemanusiaan adalah tanggung jawab masing-masing pribadi.

Kita harus bergandeng tangan, gotong-royong membantu saudara-saudara kita agar bisa menerapkan PSBB.

Ayo, kita #GotongRoyong Hadapi Covid-19! Setiap donasimu bisa jadi meyelamatakan satu orang setiap harinya:

  1. Klik tombol DONASI SEKARANG
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran