Bantu Ayyubi Lawan Penyakit Jantung dan Pneumonia

Bantu Post – Meski telah berjualan kelinci, menjaga warung dan menjajakan es susu, penghasilan pak Dwi sebulan hanya 1 berbanding 200 dengan biaya yang diperlukan untuk menyelamatkan anaknya. Sejak usia 5 bulan, tubuh mungil Ayyubi sudah digerogoti pneumonia dan penyakit jantung yang membuatnya bahkan tak bisa duduk di usia nyaris 2 tahun.

***

Sudah nyaris 2 tahun pak Dwi sering memandangi perjuangan anaknya dengan kepedihan di kasur RS. Dek Ayyubi awalnya terlihat sehat dan normal, namun ia mulai batuk dan demam saat usianya menginjak 3 bulan. Keluhannya tak kunjung berakhir untuk waktu yang lama, sampai akhirnya di usia 5 bulan ia kejang-kejang hebat.

Dunia serasa runtuh ketika vonis turun; Ayyubi divonis mengidap jantung bocor dan pneumonia yang sangat fatal tanpa perawatan. Sejak saat itu air mata tak jarang berlinang di pipi ayah dan ibunya, hingga kini Ayyubi berusia 1 tahun 9 bulan, perkembangan fisiknya sangat lambat.

Dek Ayyubi belum bisa duduk tanpa dibantu, bahkan meskipun dituntun ia tak bisa tegak. Karena penyakit jantungnya, Ayyubi selalu merasa kelelahan dan tak bisa banyak beraktifitas. Di saat anak seusianya mulai bisa berjalan dan bermain dengan anak sebayanya, ia malah terbaring di kasur RS, akrab dengan dokter dan suster yang sudah sering melihatnya dari bayi merah.

Ayyubi diharuskan menjalani operasi untuk selamat dan bisa hidup normal seperti anak lainnya. Jika terus tertunda, maka infeksi paru akan berulang terjadi dan menyebar ke seluruh tubuhnya. Penyakit jantung yang ia idap pun dapat menghadirkan kerusakan organ tubuh lainnya, terutama otak yang tak mendapat asupan darah dengan sempurna.

Mirisnya, pak Dwi sang ayah hanya bisa memandangi biaya operasi dan tagihan perawatan yang mencapai lebih dari Rp 200jt. Bagaimana tidak? Penghasilannya dalam sebulan hanya Rp 1jt. Meski ia sudah melakoni berbagai pekerjaan seperti penjual es keliling, menjaga warung dan bahkan berjualan kelinci, tagihan RS tak mungkin ia cukupi.

Tanpa bantuan kita perjuangan Ayyubi bisa berakhir dengan sesak nafas hingga jantungnya berhenti berdetak. Selagi ayahnya mencari uang yang rasanya tak mungkin didapat seorang diri, Ayyubi menahan sakit yang berkepanjangan..

Yuk #OrangBaik, satukan hati dan berikan bantuan untuk perjuangan Ayyubi dengan cara:

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/Dompet Kebaikan/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Mandiri/Kartu Kredit)
  4. Teman-teman akan mendapat laporan via email

Terima kasih #OrangBaik!